Yappika Action Aid Donation Page

Pilih atau masukkan nominal donasi yang Anda inginkan

Jumlah nominal harus anda pilih

Donasi Online Aman dan Terpercaya

Pilih atau masukkan nominal donasi yang Anda inginkan

Jumlah nominal harus anda pilih

Donasi Online Aman dan Terpercaya

Rp. 0

Rp.

Target Donasi

0

Donasi

0 Donasi

Miris! Masih Ada Wilayah di Indonesia yang Masih Kurang Literasi!

Di balik semua infrastruktur yang belum memadai, murid-murid Nusa Tenggara Barat (NTB) punya semangat yang tinggi untuk belajar. Anak-anak di sini tak kalah hebat punya mimpi. Ada yang ingin menjadi polisi agar bisa menumpas kejahatan, ada pula yang ingin menjadi guru agama karena terinspirasi dari gurunya. Untuk mewujudkan impian tinggi anak-anak tersebut, mereka harus mendapatkan dukungan dalam meraih pendidikan. Namun, hal itu masih sulit terjadi. Berdasarkan data yang dihimpun YAPPIKA-ActionAid tentang literasi, hanya 2 dari 10 kabupaten/kota di NTB yang berstatus literasi baik.

Banyak PR yang harus dibenahi selain infrastruktur, mulai dari sumber daya guru dan dukungan dari wali murid. Dari hasil wawancara mendalam, hampir 50% guru mengakui keterbatasan kompetensi sebagai penyebab rendahnya capaian literasi, khususnya dalam penguasaan metode ajar yang variatif dan adaptif. Sementara observasi menunjukkan pembelajaran monoton, berpusat pada buku teks, dan minim inovasi. Hal ini juga dibenarkan oleh guru di SDN Sowa dan SDN Inpres Lewintana. Hingga saat ini, beban administratif masih menjadi momok yang dihadapi oleh guru-guru. Setelah seharian mengajar di kelas, mereka masih berkutik dengan laporan, pengelolaan data, dan dokumen evaluasi hingga sulit meluangkan waktu untuk menyiapkan pembelajaran yang efektif, inovatif, dan interaktif. 


Wali murid juga belum mendukung aktivitas anak-anak dalam bersekolah karena alasan biaya. Meski kini SD negeri dapat diakses gratis, 4 dari 10 orang tua kesulitan mencukupi perlengkapan sekolah anaknya. Mereka juga belum memfasilitasi literasi yang baik saat anaknya di rumah. Sebanyak 20% anak tidak memiliki bahan bacaan sama sekali, sementara 80% anak memiliki bahan bacaan namun sangat terbatas. 

Literasi adalah bekal bagi masa depan anak-anak di NTB. Ayo dukung mereka! Dengan dukungan rutin darimu, akses literasi di NTB bisa selalu terjaga. Perubahan besar selalu dimulai dari langkah kecil.


Publish : Rabu, 7 Januari 2026
Baca selengkapnya Baca lebih ringkas

Donasi (0)