Yappika Action Aid Donation Page

Pilih atau masukkan nominal donasi yang Anda inginkan

Jumlah nominal harus anda pilih

Donasi Online Aman dan Terpercaya

Pilih atau masukkan nominal donasi yang Anda inginkan

Jumlah nominal harus anda pilih

Donasi Online Aman dan Terpercaya

Dukung Icha Memberikan Kado Akhir Tahun untuk Meningkatkan Literasi di Bima

Bulan Februari lalu, saya berkesempatan mengunjungi 8 sekolah dampingan YAPPIKA di Kabupaten Bima.

Rasanya campur aduk - antara terharu, sedih, dan muncul dorongan kuat untuk melakukan sesuatu.

Sekolah-sekolah yang saya datangi sangat sederhana. Beberapa bahkan seperti sudah kehabisan tenaga untuk melindungi anak-anak yang belajar di dalamnya. Tapi perasaan paling berat itu muncul ketika saya tiba di SDN Teh.
Dari luar saja sudah terlihat betapa rapuhnya bangunan itu:

Dinding yang penuh retakan, atap yang berlubang, ubin yang terkelupas.
Ruang kelas 5 dan 6 bahkan sudah tidak layak disebut ruang belajar lagi - lebih mirip bangunan yang menunggu waktu untuk runtuh.

Namun begitu saya melangkah masuk, anak-anak menyambut saya dengan senyum lebar. Senyum yang polos, hangat, seolah mereka sedang belajar di ruang kelas yang aman dan sempurna.

Ketika saya mengadakan tes membaca, barulah saya benar-benar memahami kenyataan yang lebih berat.

Banyak dari mereka belum bisa membaca lancar.
Ada yang masih mengeja perlahan.
Ada yang hanya menatap buku dengan bingung - seperti tidak tahu harus mulai dari mana.

Setelah pulang sekolah, saya menerima sebuah surat kecil yang dititipkan melalui gurunya. Surat dari seorang siswi kelas 5 bernama Ranti - gadis manis dan pemalu, tapi penuh harapan.

Tulisan Ranti besar-besar, belum rapi—mirip tulisan anak kelas 2

Saat membaca surat itu, hati saya seperti diremas.
Bukan karena Ranti tidak mau belajar.
Bukan karena ia tidak mampu.

Tetapi karena keadaan tidak memberi ruang baginya untuk berkembang.
Tidak ada cukup buku.
Tidak ada pendampingan yang memadai.
Tidak ada ruang belajar aman yang mendukung anak-anak membaca.
Dan Ranti bukan satu-satunya.
Jumlah mereka ribuan.

Kenyataan yang Harus Kita Hadapi
Di Bima hari ini:
35% anak belum bisa membaca dengan baik
38% kesulitan numerasi dasar
• Hanya 19% yang bisa membaca lancar dan memahami isi bacaan
Guru-guru bekerja keras, tetapi kekurangan pelatihan, buku, dan fasilitas pendukung.
Melihat semua itu, hanya ada satu hal yang ada di pikiran saya:
“Anak-anak ini tidak boleh tumbuh tanpa kemampuan membaca.”

Mari Hadiahkan Kesempatan Itu
Melalui Kado Akhir Tahun, kita bisa menghadirkan:

* Kelas literasi rutin
* Pendampingan guru
* Buku bacaan yang sesuai usia
* Ruang belajar yang aman dan layak
Untuk Ranti.
Untuk teman-temannya.
Untuk ribuan anak yang menunggu kesempatan pertama mereka untuk bisa membaca dengan bangga.
Satu kado dari Anda hari ini dapat mengubah jalan hidup seorang anak.
Dan mungkin… menjadi alasan mereka percaya bahwa masa depan mereka tetap punya harapan.


Publish : Senin, 15 Desember 2025
Baca selengkapnya Baca lebih ringkas

Donasi (6)

Anonim

Berdonasi sebesar Rp 50,000

05 January 2026

Anonim

Berdonasi sebesar Rp 150,000

31 December 2025

Anonim

Berdonasi sebesar Rp 25,000

23 December 2025

Sri Mulyati

Berdonasi sebesar Rp 25,000

23 December 2025

Fadly

Berdonasi sebesar Rp 25,000

23 December 2025